User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Suasana Acara Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) 2018.1 UT di Taiwan. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua KDEI Bapak Siswadi dan staf lainnya dari KDEI. Selain itu, hadir pula Ketua PPI Taiwan dan jajarannya, termasuk segenap pengurus pokjar UT Taiwan.

Alhamdulilah acara tersebut berjalan baik dan lancar. Osmb ini diikuti oleh mahasiswa baru sejumlah 81 orang dari 3 jurusan. Mereka sangat antusias mengikuti acara tersebut terlebih Bapak Siswadi menyampaikan beberapa informasi penting guna kelancaran studinya nanti. Pandai-pandailah mendekati majikan, demikian seruan beliau kepada mahasiswa, orang Taiwan itu baik-baik kok dan mereka pasti mendukung katanya.

Dari UT, hadir kepala PPMLN-UT, Ibu Dewi Padmo, dan seluruh staf PPMLN-UT. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Anda harus terus belajar, melalui belajar maka Anda tidak tertinggal. Pulang ke Indonesia tidak hanya membawa uang tetapi sekaligus ijazah sarjana.

Menanggapi pertanyaan seorang mahasiswa tentang ijazah UT, apakah bisa diterima melamar kerja. Ijazah diakui karena UT merupakan perguruan tinggi negeri dan bahkan, kata beliau Menristekdikti berharap UT kedepan sebagai Cyber University of Indoensia dengan jumlah mahasiwa 1 juta, jadi ini menandakan bahwa UT bukanlah universitas abal abal tetapi merupakan universitas berkualitas dan diakui.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pada hari kamis tanggal 07 desember 2017 bertempat di Aula Kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) Malang, UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri (LLN) mengadakan sosialisasi dan edukasi publik Universitas Terbuka (UT) bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan diberangkatkan ke luar negeri yang berasal dari Provinsi Jawa Timur.

Acara sosialisasi dan edukasi publik UT tersebut dihadiri oleh Kepala P4TKI Bpk M Iqbal, Kordinator Registrasi dan Pengujian UPBJJ-UT LLN Bpk Hasanuddin, M.Si, Staff UPBJJ-UT LLN Bpk Daryusman, S.Kom, serta 50 orang calon TKI yang sedang mendapatkan pelatihan dan siap diberangkatkan ke berbagai Negara.

Pada sambutannya Koordinator Regjian UPBJJ-UT LLN mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi publik UT kepada calon mahasiswa kali ini sangat istimewa karena dilakukan pertama kalinya di P4TKI Malang, sedangkan Kepala P4TKI sangat menyambut baik adanya kegiatan sosialisasi dan edukasi UT yang dilakukan terhadap para calon TKI dan mengharapkan kegiatan ini berlanjut untuk kedepannya.

Sesi paparan Koordinator Regjian UPBJJ-UT LLN didahului dengan pemutaran sekilas info tentang UT dan memberikan motivasi serta bagaimana cara belajar di UT disela-sela kesibukannya bekerja kepada para calon TKI, diakhiri dengan sesi tanya jawab.

Seluruh peserta menyambut baik kegiatan sosialisasi dan edukasi publik UT ini, dan mengharapkan dilakukan secara berkala dengan harapan dapat meningkatkan taraf hidup para TKI nantinya sepulang dari bekerja di luar negeri. Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada Kepala P4TKI Malang, serta foto bersama seluruh peserta yang hadir.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Dalam upaya meningkatan jumlah mahasiswa Universitas Terbuka di luar negeri, Pada Rabu, 25 Oktober 2017, UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Promosi (SOSPROM) di Mataram kepada calon TKI yang akan berangkat ke Malaysia. Pada kegiatan ini, tim Sosprom UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri terdiri dari dua orang,

Dalam upaya meningkatkan jumlah mahasiswa Universitas Terbuka di luar negeri, Pada Rabu, 25 Oktober 2017, UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Promosi (SOSPROM) di Mataram kepada calon TKI yang akan berangkat ke Malaysia. Pada kegiatan ini, tim Sosprom dari UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri terdiri dari dua orang, yaitu Hasanuddin, M.Si dan Jamilah, SE. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Asyib Yulianto selaku kepala BNP2TKI Mataram dan kepala UPBJJ-UT Mataram Dra. Ngadi Marsinah M.Pd. Kegiatan sosprom ini diselenggarakan di Sekolah SMK Saraswati Mataram, tempat pelatihan calon TKI oleh BNP2TKI Mataram.

UT merupakan solusi yang paling tepat bagi mereka, demikian yang disampaikan oleh Bapak Hasanuddin, M.Si selaku pembicara dan ditambahkan pula bahwa UT sebagai universitas yang sistem pembelajarannya Terbuka, Mandiri, dan jarak jauh tetap mempertahankan kualitas mutu pendidikannya, di samping dengan biaya yang relatif murah dan terjangkau.

Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh peserta dengan sangat antusisas, karena hampir semua peserta belum mengetahui keberadaan Universitas Terbuka. Dalam presentasinya juga disampaikan tujuan UT didirikan, keunggulan layanan yang diberikan UT, profil UT secara detail, jaminan kualitas, program studi, sistem pembelajaran pada UT, biaya, jumlah mahasiswa UT saat ini dan jumlah alumni. Di penghujung presentasi dibuka sesi tanya jawab, terlihat para peserta sosprom begitu antusias mengajukan pertanyaan detail tentang UT.

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bertempat di Aula Kantor Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang, UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri (LLN) bekerja sama dengan UPBJJ-UT Kupang mengadakan sosialisasi dan edukasi publik Universitas Terbuka (UT) bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan diberangkatkan ke luar negeri yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Acara sosialisasi dan edukasi publik UT tersebut dihadiri oleh Kepala BNP3TKI Drs. Tato Tirang, S.E., Kepala UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri  M. Gorky Sembiring, Kepala UPBJJ-UT Drs. Hasoloan Siregar, M.Si., Kasubbag. TU UPBJJ-UT LLN dan Kupang, para pimpinan/pengurus APJATI Kupang, serta 80 orang calon TKI yang sedang mendapatkan pelatihan dan siap diberangkatkan ke berbagai Negara kuhusnya Malaysia, Singapura, dan Hongkong.

Pada sambutannya Kepala UPBJJ-UT Kupang mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi publik UT kepada calon mahasiswa kali ini sangat istimewa karena dilakukan pertama kalinya oleh UPBJJ-UT Kupang bekerjasama dengan UPBJJ-UT LLN, sedangkan Kepala BNP3TKI sangat menyambut baik adanya kegiatan sosialisasi dan edukasi UT yang dilakukan terhadap para calon TKI dan mengharapkan kegiatan ini berlanjut untuk kedepannya.

Sesi  paparan Kepala UPBJJ-UT LLN didahului dengan pemutaran sekilas info tentang UT dan memberikan motivasi serta bagaimana cara  belajar di UT disela-sela kesibukannya bekerja kepada para calon TKI, diakhiri dengan sesi tanya jawab serta pengalaman para lulusan UT, salah satunya Muhammad Geo Amang, S.AP., M.Si. yang  kini menjadi Kepala Pengolah Penempatan TKI BNP3TKI Kupang.

Seluruh peserta menyambut baik kegiatan sosialisasi dan edukasi publik UT ini, dan mengharapkan dilakukan secara berkala dengan harapan dapat meningkatkan taraf hidup para TKI nantinya sepulang dari bekerja di luar negeri. Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada Kepala BNP3TKI, para pimpinan/pengurus APJATI serta foto bersama seluruh peserta yang hadir.

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bekerja enam hari dalam seminggu bukan halangan untuk menuntut ilmu. Buktinya, banyak TKI di Korea diwisuda jadi sarjana.

Sebanyak 11 mahasiswa TKI Universitas Terbuka Indonesia cabang Korea Selatan, hari Minggu sore kemarin (13 Agustus 2017), diresmikan meraih titel sarjana. Mereka diwisuda di lapangan upacara KBRI Seoul oleh Dubes, Umar Hadi, Wakil Rektor II UT, Dewi A Padmo, PhD, serta Koordinator UT Korea, Syarif Hidayat.

Dalam sambutannya, Dewi A Padmo mengacungi jempol kepada para wisudawan. Sebagai TKI yang bergelut enam hari sepekan dengan pekerjaan berat dari pagi hingga malam, masih memiliki semangat untuk belajar. Bahkan diantaranya bisa menyelesaikan kuliah dan meraih titel strata satu.

Kesarjanaan ini diyakini akan membuat lulusan UT semakin mampu mengaktualisasikan diri dengan tingkat rasa percaya diri yang lebih tinggi. Bahkan juga dipercaya mampu meningkatkan posisi tawar saat pulang ke tanah air kelak.

"Saudara adalah contoh yang baik bagi banyak orang; bahwa menuntut Ilmu dapat dilakukan dimana saja, meskipun sesibuk apapun. Sepanjang dilandasi keinginan yang kuat dan semangat menyala akhirnya akan berhasil dengan gemilang," katanya.

Bagi Waras asal Trenggalek, salah satu wisudawan dari Program Studi Manajemen, yang memberikan sambutan atas nama teman-temannya, kesarjanaan ini tidak sertamerta bisa diartikan sebuah kesuksesan. Wisuda ini justru dianggapnya sebagai langkah awal untuk meraih keberhasilan yang penuh persaingan di masa datang.

"Mari kita tunjukkan bahwa alumni UT tidak kalah dengan alumni universitas terkemuka lainnya. Kita tidak hanya wajib bisa bekerja namun juga harus mampu menciptakan lapangan kerja," katanya yang disambut tepuk tangan riuh 300an hadirin.

Sementara, dalam pidato kelulusan, Dubes Umar Hadi menilai wisuda kali ini sebagai peristiswa yang penting, karena bertepatan dengan bulan keramat, Agustus. Suatu bulan yang mengingatkam titik kulminasi perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan melawan Belanda dan arus global, saat itu.

Kepada hadirin dan wisudawan, Dubes memesankan agar tidak pernah berhenti menuntut ilmu. Menurutnya, kemerdekaan yang telah dibayar dengan peluh dan darah tidak boleh disia-siakan, namun diisi dengan pembangunan yang dilakukan generasi muda yang punya pengetahuan.

Wisudawan kali ini sangat beruntung. Selain mengantongi kesarjanaan, juga meraup banyak hadiah. Selain dari BNI Seoul, mereka juga menerima aneka hadiah dari berbagai kelompok masyarakat seperti Komunitas Muslim Indonesia, NU Cabang Korea, Indonesia Trade Promition Centre, Bakso Bejo Korea dan banyak lagi yang lainnya. Para wisudawan tampak kesulitan membawa pulang hadiah yang berjibun.

Saat ini, terdapat 2100 WNI di luar negeri yang mengikuti kuliah UT. Mereka tersebar di 34 negara dengan 51 lokasi ujian. Jumlah mahasiswa yang relatif besar berada di Malaysia, Korsel, Taiwan, Hongkong, Singapura hingga Yunani.

UT di negeri ginseng sendiri kini memiliki mahasiswa aktif kisaran 400an yang umumnya adalah TKI. Sejak didirikan 6 tahun lalu UT Korea telah meluluskan 86 TKI yang berasal dari 3 jurusan yang ada, yakni manajemen, bahasa Inggris dan komunikasi. Tahun depan, menurut perkiraan, akan terjadi peningkatan kelulusan secara signifikan, kisaran 40 persen, atau sebanyak 30 orang.

Sumber: https://news.detik.com/berita/3598207/top-11-tki-di-korea-selatan-diwisuda-sarjana

Alamat kami

PUSAT PENGELOLAAN MAHASISWA LUAR NEGERI

Universitas Terbuka,

Gedung BAUK lantai 2,

Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang

Tangerang Selatan 15418,

Banten, Indonesia

Telp: 021-7490941

Ext : 2502

Faks: 021-74712237

Jam kerja: Senin - Jumat. Pukul: 08.00-16.00 WIB

 

© 2017 UPBJJ Layanan Luar Negeri.

Search