User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Dalam upaya meningkatan jumlah mahasiswa Universitas Terbuka di luar negeri, Pada Rabu, 25 Oktober 2017, UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Promosi (SOSPROM) di Mataram kepada calon TKI yang akan berangkat ke Malaysia. Pada kegiatan ini, tim Sosprom UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri terdiri dari dua orang,

Dalam upaya meningkatkan jumlah mahasiswa Universitas Terbuka di luar negeri, Pada Rabu, 25 Oktober 2017, UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Promosi (SOSPROM) di Mataram kepada calon TKI yang akan berangkat ke Malaysia. Pada kegiatan ini, tim Sosprom dari UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri terdiri dari dua orang, yaitu Hasanuddin, M.Si dan Jamilah, SE. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Asyib Yulianto selaku kepala BNP2TKI Mataram dan kepala UPBJJ-UT Mataram Dra. Ngadi Marsinah M.Pd. Kegiatan sosprom ini diselenggarakan di Sekolah SMK Saraswati Mataram, tempat pelatihan calon TKI oleh BNP2TKI Mataram.

UT merupakan solusi yang paling tepat bagi mereka, demikian yang disampaikan oleh Bapak Hasanuddin, M.Si selaku pembicara dan ditambahkan pula bahwa UT sebagai universitas yang sistem pembelajarannya Terbuka, Mandiri, dan jarak jauh tetap mempertahankan kualitas mutu pendidikannya, di samping dengan biaya yang relatif murah dan terjangkau.

Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh peserta dengan sangat antusisas, karena hampir semua peserta belum mengetahui keberadaan Universitas Terbuka. Dalam presentasinya juga disampaikan tujuan UT didirikan, keunggulan layanan yang diberikan UT, profil UT secara detail, jaminan kualitas, program studi, sistem pembelajaran pada UT, biaya, jumlah mahasiswa UT saat ini dan jumlah alumni. Di penghujung presentasi dibuka sesi tanya jawab, terlihat para peserta sosprom begitu antusias mengajukan pertanyaan detail tentang UT.

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bertempat di Aula Kantor Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang, UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri (LLN) bekerja sama dengan UPBJJ-UT Kupang mengadakan sosialisasi dan edukasi publik Universitas Terbuka (UT) bagi calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan diberangkatkan ke luar negeri yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Acara sosialisasi dan edukasi publik UT tersebut dihadiri oleh Kepala BNP3TKI Drs. Tato Tirang, S.E., Kepala UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri  M. Gorky Sembiring, Kepala UPBJJ-UT Drs. Hasoloan Siregar, M.Si., Kasubbag. TU UPBJJ-UT LLN dan Kupang, para pimpinan/pengurus APJATI Kupang, serta 80 orang calon TKI yang sedang mendapatkan pelatihan dan siap diberangkatkan ke berbagai Negara kuhusnya Malaysia, Singapura, dan Hongkong.

Pada sambutannya Kepala UPBJJ-UT Kupang mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi publik UT kepada calon mahasiswa kali ini sangat istimewa karena dilakukan pertama kalinya oleh UPBJJ-UT Kupang bekerjasama dengan UPBJJ-UT LLN, sedangkan Kepala BNP3TKI sangat menyambut baik adanya kegiatan sosialisasi dan edukasi UT yang dilakukan terhadap para calon TKI dan mengharapkan kegiatan ini berlanjut untuk kedepannya.

Sesi  paparan Kepala UPBJJ-UT LLN didahului dengan pemutaran sekilas info tentang UT dan memberikan motivasi serta bagaimana cara  belajar di UT disela-sela kesibukannya bekerja kepada para calon TKI, diakhiri dengan sesi tanya jawab serta pengalaman para lulusan UT, salah satunya Muhammad Geo Amang, S.AP., M.Si. yang  kini menjadi Kepala Pengolah Penempatan TKI BNP3TKI Kupang.

Seluruh peserta menyambut baik kegiatan sosialisasi dan edukasi publik UT ini, dan mengharapkan dilakukan secara berkala dengan harapan dapat meningkatkan taraf hidup para TKI nantinya sepulang dari bekerja di luar negeri. Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada Kepala BNP3TKI, para pimpinan/pengurus APJATI serta foto bersama seluruh peserta yang hadir.

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Bekerja enam hari dalam seminggu bukan halangan untuk menuntut ilmu. Buktinya, banyak TKI di Korea diwisuda jadi sarjana.

Sebanyak 11 mahasiswa TKI Universitas Terbuka Indonesia cabang Korea Selatan, hari Minggu sore kemarin (13 Agustus 2017), diresmikan meraih titel sarjana. Mereka diwisuda di lapangan upacara KBRI Seoul oleh Dubes, Umar Hadi, Wakil Rektor II UT, Dewi A Padmo, PhD, serta Koordinator UT Korea, Syarif Hidayat.

Dalam sambutannya, Dewi A Padmo mengacungi jempol kepada para wisudawan. Sebagai TKI yang bergelut enam hari sepekan dengan pekerjaan berat dari pagi hingga malam, masih memiliki semangat untuk belajar. Bahkan diantaranya bisa menyelesaikan kuliah dan meraih titel strata satu.

Kesarjanaan ini diyakini akan membuat lulusan UT semakin mampu mengaktualisasikan diri dengan tingkat rasa percaya diri yang lebih tinggi. Bahkan juga dipercaya mampu meningkatkan posisi tawar saat pulang ke tanah air kelak.

"Saudara adalah contoh yang baik bagi banyak orang; bahwa menuntut Ilmu dapat dilakukan dimana saja, meskipun sesibuk apapun. Sepanjang dilandasi keinginan yang kuat dan semangat menyala akhirnya akan berhasil dengan gemilang," katanya.

Bagi Waras asal Trenggalek, salah satu wisudawan dari Program Studi Manajemen, yang memberikan sambutan atas nama teman-temannya, kesarjanaan ini tidak sertamerta bisa diartikan sebuah kesuksesan. Wisuda ini justru dianggapnya sebagai langkah awal untuk meraih keberhasilan yang penuh persaingan di masa datang.

"Mari kita tunjukkan bahwa alumni UT tidak kalah dengan alumni universitas terkemuka lainnya. Kita tidak hanya wajib bisa bekerja namun juga harus mampu menciptakan lapangan kerja," katanya yang disambut tepuk tangan riuh 300an hadirin.

Sementara, dalam pidato kelulusan, Dubes Umar Hadi menilai wisuda kali ini sebagai peristiswa yang penting, karena bertepatan dengan bulan keramat, Agustus. Suatu bulan yang mengingatkam titik kulminasi perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan melawan Belanda dan arus global, saat itu.

Kepada hadirin dan wisudawan, Dubes memesankan agar tidak pernah berhenti menuntut ilmu. Menurutnya, kemerdekaan yang telah dibayar dengan peluh dan darah tidak boleh disia-siakan, namun diisi dengan pembangunan yang dilakukan generasi muda yang punya pengetahuan.

Wisudawan kali ini sangat beruntung. Selain mengantongi kesarjanaan, juga meraup banyak hadiah. Selain dari BNI Seoul, mereka juga menerima aneka hadiah dari berbagai kelompok masyarakat seperti Komunitas Muslim Indonesia, NU Cabang Korea, Indonesia Trade Promition Centre, Bakso Bejo Korea dan banyak lagi yang lainnya. Para wisudawan tampak kesulitan membawa pulang hadiah yang berjibun.

Saat ini, terdapat 2100 WNI di luar negeri yang mengikuti kuliah UT. Mereka tersebar di 34 negara dengan 51 lokasi ujian. Jumlah mahasiswa yang relatif besar berada di Malaysia, Korsel, Taiwan, Hongkong, Singapura hingga Yunani.

UT di negeri ginseng sendiri kini memiliki mahasiswa aktif kisaran 400an yang umumnya adalah TKI. Sejak didirikan 6 tahun lalu UT Korea telah meluluskan 86 TKI yang berasal dari 3 jurusan yang ada, yakni manajemen, bahasa Inggris dan komunikasi. Tahun depan, menurut perkiraan, akan terjadi peningkatan kelulusan secara signifikan, kisaran 40 persen, atau sebanyak 30 orang.

Sumber: https://news.detik.com/berita/3598207/top-11-tki-di-korea-selatan-diwisuda-sarjana

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Tutorial Tatap Muka (TTM) bertujuan untuk membantu menjembatani mahasiswa dalam proses pebelajaran guna memperluas, memperdalam, dan mempertajam pemahaman mereka terhadap matakuliah yang dipelajari. TTM merupakan layanan bantuan belajar yang diberikan UT kepada mahsiswa secara tatap muka. UPBJJ-UT Layanan Layanan Luar Negeri (UPBJJ-UT LLN) memiliki 262 tutor. Tutor luar negeri sebagian besar berasal dari Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) masing-masing negara. Saat ini baru ada 3 (tiga) negara yang menyelenggarakan TTM.

Pada masa registrasi 2017/18.1 ini UPBJJ-UT Layanan Luar Negeri melaksanakan pelatihan TTM bagi tutor yang ada di Korea Selatan. Sekitar 60 tutor di undang pada pelatihan yang diadakan pada tanggal 30 Juli 2017. Pelatihan diadakan 1 (satu) hari dengan menggunakan skype di 3 (tiga) tempat yakni kantor UPBJJ-UT LLN, Ansan dan Daegu, Korea Selatan.

Pelatihan dibuka oleh kepala UPBJJ-UT LLN Bapak Dr. M. Gorky Sembiring dan dilanjutkan dengan materi pelatihan tentang konsep, prinsip dan strategi belajar mandiri di UT. Kepala PAU, Ibu Dr. Trini Prastati juga menyampaikan penjelasan tentang ruang lingkup TTM dan program pelatihan tutor UT. Dilanjutkan dengan materi apa, mengapa dan bagaimana kit tutorial yang berisi tentang pengembangan Rancangan Aktivitas Tutorial (RAT),pengembangan Satuan Acara Tutorial (SAT) dan pengembangan tugas tutorial. Pada sesi siang, Bapak Muhammad Toha, Ph.D memberikan materi tentang prinsip pengembangan bahan presentasi dan pemanfaatan ragam sumber belajar dalam pebelajaran. Sesi terakhir dari pelatihan ini ditutup dengan materi beberapa keterampilan yang harus dimiliki oleh tutor dalam melaksanakan TTM yang disampaikan kembali oleh Ibu Dr. Trini Pratati.

Walaupun jadwal dan materi pelatihan ini dipadatkan namun acara berjalan dengan lancar dan baik. Semoga pelatihan yang diadakan baru pertama kali ini dapat memberikan pengetahuan tentang sistem pebelajaran terbuka dan jarak jauh serta belajar mandiri kepada tutor, memberikan keterampilan kepada tutor dalam merencanakan dan melaksanakan TTM dan meningkatkan kompetensi dan kualitas tutor. (ES)

Alamat kami

UPBJJ Layanan Luar Negeri

Universitas Terbuka,

Gedung BAUK lantai 2,

Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang

Tangerang Selatan 15418,

Banten, Indonesia

Telp: 021-7490941

Ext : 2502

Faks: 021-74712237

Jam kerja: Senin - Jumat. Pukul: 08.00-16.00 WIB

 

© 2017 UPBJJ Layanan Luar Negeri.

Search