Tokyo, 23 Februari 2025 – Universitas Terbuka (UT) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo sukses menggelar webinar bertajuk “Peraturan Barang Pindahan, Barang Kiriman, Barang Penumpang, dan IMEI” pada Minggu, 23 Februari 2025. Antusiasme peserta terlihat jelas dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 225 orang melalui formulir daring.
Webinar yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini dihadiri oleh sekitar 90 peserta. Selain itu, sekitar 10-15 penonton juga mengikuti jalannya acara melalui siaran langsung di kanal YouTube UT TV. Sebagian besar peserta lainnya memilih untuk menyaksikan rekaman webinar yang disediakan setelah acara selesai.
Acara ini menghadirkan narasumber-narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Leni Nurlaeni (Atase Keuangan KBRI Tokyo), Endar Darmindra (Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama KPUBC Tipe C Soekarno-Hatta), Irma Novita (Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama KPPBC TMP C Kantor Pos Pasar Baru), dan Fuad Muftie (Kepala Seksi Pabean & Cukai II KPU Bea Cukai Tanjung Priok).
Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai peraturan-peraturan terbaru terkait barang pindahan, barang kiriman, barang penumpang, dan IMEI. Informasi yang disampaikan oleh para narasumber sangat bermanfaat bagi para peserta, terutama bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang.
Direktur Universitas Terbuka Luar Negeri, Dr. Pardamean Daulay, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KBRI Tokyo dan para narasumber atas terselenggaranya webinar ini. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta atas antusiasme dan partisipasi aktif mereka.
Narasumber 1 dari Bapak Endar Darmindra memberikan materi tentang barang penumpang dan IMEI. Kemudian dilanjutkan narasumber 2 dari Ibu Irma Novita tentang Barang Kiriman dan narasumber 3 memberikan materi tentang Barang Pindahan.
Acara yang dipandu oleh Ida Rosida dan Ripky Pirdaus, A.Md., Kep. dari PERMA Manajemen UT LLN wilayah Jepang ini berjalan dengan lancar dan interaktif. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber.